Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga

Terkini 15 Jun 2026 11:47 2 min read 3 views By Gigin

Share berita ini

Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga
Mengenang 3 Hari Wafatnya Almarhumah Ibu Hj. Andania Said, 50 Jamaah Masjid An Nur menghadiri Tahlil dan pembacaan Yassin di kediaman almarhunah di kawasan Gandul, Depok.

Suasana malam ketiga wafatnya Ibu Hj. Andania Said, istri tercinta dari Bapak H. Sullahi, memimpikan kediamannya dengan nuansa yang begitu khusyuk dan penuh kedamaian pada Minggu malam, 14 Juni 2026. Lebih dari 50 jamaah Masjid An Nur hadir memadati kediaman Bapak Sullahi, memenuhi ruang utama hingga ke area teras, menyatu dalam satu tujuan : mendoakan almarhumah.

 

Acara dibuka dengan Beragam penuh haru oleh Ketua DKM Masjid An Nur, Bapak Muhammad Arief. Dengan tutur kata yang dalam dan lembut, beliau menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para jamaah yang telah memberikan perhatian luar biasa sejak hari pertama wafatnya almarhumah—mulai dari prosesi shalat jenazah, pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir, hingga setia anggotasamai keluarga di majelis tahlil malam ini.

 

“Mudah-mudah setiap langkah kaki dan kebaikan yang Bapak/Ibu berikan menjadi amal jariyah yang berbalas rahmat dari Allah SWT. Terima kasih kepada seluruh rekan majelis tahlil yang selalu hadir memberikan dorongan bagi saudara kita yang sedang menenangkan,” ucap Pak Arief dengan nada yang menyentuh hati.

 

Memasuki inti acara, Pak Arief mempersilakan Ustadz Slamet Mulyono dan Ustadz Dr. Ahmad Zulki untuk memandu rangkaian doa. Tepat pukul 19.45 WIB, lantunan istighfar mulai dikumandangkan, disusul dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, Surah Yasin, serta rangkaian tahlil dan tahmid. Ustadz Slamet Mulyono membacakan ayat-ayat suci dengan tartil yang menenangkan, membuat suasana malam terasa begitu syahdu dan memudahkan para jamaah untuk melanjutkan dengan khusyuk.

 

Selepas pembacaan tahlil pada pukul 20.15 WIB, suasana menjadi semakin hening saat Ustadz Dr. Ahmad Zulki, Imam Rawatib Masjid An Nur, mulai melafadzkan doa. Para jamaah dengan khusyuk menengadahkan tangan, mengaminkan setiap umpan doa yang dipanjatkan dengan kefasihan luar biasa. Tepat pukul 20.25 WIB, rangkaian ibadah ditutup, dan Pak Arief menyampaikan kata penutup sebelum mengakhiri majelis dengan salam.

 

Sebagai bentuk penghormatan bagi para tamu, pihak keluarga H. Sullahi dengan sigap menyajikan jamuan ringan, disusul dengan memberikan bingkisan nasi kotak bagi para jamaah sebelum mereka berpamitan pulang.

Malam itu, di antara silaturahmi yang terjalin, terselip harapan tulus dari para jamaah agar keluarga besar Bapak H. Sullahi selalu dikaruniai ketabahan dan kekuatan. Semoga mendiang Ibu Hj. Andania Said mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta dilimpahi cahaya kedamaian di peristirahatan terakhirnya.(Gin)

 

 

InNews